Aku Menangis di Ruang Kepala Jurusan


4 hari sudah aku terombang ambing di kampus, yah layaknya sebuah kapal yang sedang mengarungi lautan dan diterjang badai. ga tentu arah dan hanya bisa berharap agar selamat sampai tujuan. begitulah nasibku kiranya. di saat teman teman mahasiswa yang lain, sedang asyik menikmati liburan akhir tahun, aku harus berjibaku untuk mengurus suatu mata kuliah yang bermasalah...

dan hari itu, adalah hari ke empat. Hanya bermodalkan janji janji melalui telefon, seperti biasanya aku menunggu seseorang yang aku anggap paling penting di duniaku saat ini. Beliau adalah ibu sekertaris jurusan..

sudah hampir 2 jam aku menunggu tanpa kepastian, sebenarnya kemarin sosoknya sudah di depan mata, tapi pas tiba giliranku.. beliau hanya nyelonong pergi, dan dengan gampangnya berucap “besok aja mas, hari ini saya sudah capek”..
apa??? WHAT THE F*CK!!! Bu, gat tau ya, aku sudah seharian nunggu kamu!!
Tapi mau gimana lagi, emang beginilah jadi mahasiswa, dan akhirnya aku mengalaminya juga. Saat saat mahasiswa yang begitu susah menemui dosennya hanya sekedar untuk minta tanda tangan atau bimbingan skripsi. Yap, sekarang aku mengalaminya, aku mengalami indahnya menunggu, nikmatnya di lempar ke sana kemari, asyiknya ngantri di depan pintu ruangan dosen. Sekarang aku sudah mengalami semuanya!! Hanya bedanya aku bukan untuk bimbingan skripsi, aku hanya mau konsultasi mengenai masalah dalam perkulahan!!

Masalah ini begitu menghantui setiap mataku terpejam. Sekarang aku sudah semester 7, sudah hampir selesai, normalnya hanya tinggal menempuh semester 8 dan di wisuda. Kok enak ya kedengaranya?? Ya memang begitulah, sejak semester 6 aku sudah mencicil untuk mengerjakan skripsiku. Bahkan sekarang aku sudah sampai di tahap penelitian. Jadi emang hanya tinggal nunggu waktu saja..

Lalu, apa yang jadi mimpi buruku?? Jujur,dulu aku emang salah dan teledor. Aku gegabah dalam mengambil mata kuliah. Seharusnya ada suatu MK yang harus diambil di smt 4. tapi aku lewati, karena aku rasa jadwalnya udah padet banget (sebenarnya aku emang lupa). Jadi aku pikir tinggal ambil aja di smt 8. karena smt 6 aku ada KKN dan PPL, jadi gag mungkin untuk bolak balik dari tempat praktek ke kampus.

tapi apa yang terjadi coba?mata kuliah tersebut ternyata sudah di hapus, dan tidak ada gantinya!kalopun ada yang belum mengambil, jalan satu2nya hanya mengambil MK yang ekuivalen dengannya. Nah celakanya MK tersebut adanya di smt ganjil. So berarti, aku harus mengambilnya di smt 9!!! Artinya aku hanya mengambil1 MK dalam 1 semester...!!! T.T

Targetku bersama 8 mahasiswa yang senasib denganku rampung di smt ke-8 pupus sudah, sekarang aku hanya menunggu keajaiban. Semoga MK tersebut muncul dapat diambil di smt 8.. kalopun tidak, ya sudah mau bagaimana lagi aku sudah berusaha maksimal. Sudah menempuh segala cara, bahkan sampai menitikan air mata merayu Ketua dan Sekertaris Jurusan..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Sorry

MAINTENANCE

under