Revolusi PSSI, liga Proffesional Indonesia



Setiap kali lihat berita sepakbola nasional baik berita online maupun surat kabar, pasti ada saja statmen atau pernyataan dari beberapa klub yang menolak bergabungnya LPI ke liga profesional yang rencananya bakal digelar mulai oktober mendatang. Sebenarnya saya cukup miris melihatnya, masih segar di ingatan kita saat era Nurdin Halid cs, kita begitu lantang menuntut adanya revolusi PSSI, nah sekarang ketika PSSI dg kepengurusan baru melakukan revolusi sistem kompetisi, justru banyak klub2 yang menolak dengan beragam alasan. Bukannya saya mau membela klub LPI, tapi saya melihat ini adalah peluang memajukan sepak bola tanah air.



tiga syarat yang diajukan PSSI untuk menggelar kompetisi yang proffesional dirasa sangat mepet oleh klub2 tanah air, utamanya klub ISL dan divisi utama, padahal bila kita telusuri 5 syarat minimal yaitu legalitas, keuangan, SDM, infrastruktur dan pembinaan usia muda sudah di galakan oleh AFC 3 tahun lalu! jadi bila ada yang berkata persiapan yang terlalu mepet, rasanya agak sedikit naif...



kabar mengenai akan bergulirnya liga professional tanah air sedkit menggembirakan telinga kita, berikut selengkapnya.



Sebanyak 70 klub telah menyerahkan surat pernyataan kesediaan untuk ikut kompetisi profesional ke PSSI di Jakarta, hingga Rabu malam...







Demikian diungkapkan media Officer PSSI, Asep Saputra. Surat kesediaan itu terkumpul hingga Rabu pukul 21:26 WIB.



Dari 70 klub tersebut, 15 di antara mereka adalah klub Liga Primer Indonesia, yaitu Batavia Union, Jakarta FC, Bandung FC, Bogor Raya FC, Real Mataram, Semarang United, Solo FC, Persema Malang, Persebaya 1927, Bali Devata, dan Cenderawasih Papua, Bintang Medan, Medan Chiefs, PSM Makasar, dan Minangkabau FC.



PSSI selanjutnya akan melakukan verifikasi terhadap berkas klub sebelum mengumumkan hasilnya pada 25 Agustus 2011.



PSSI akan menilai lima aspek seperti aspek legal, keuangan, SDM, infrastruktur dan pembinaan usia muda.



Inilah 70 klub yang mendaftar diri ikut Kompetisi Profesional:

1. Sriwijaya FC

2. PS Bengkulu

3. Persita Tangerang

4. Batavia Union

5. Persija Jakarta

6. Persitara

7. Jakarta FC

8. Persib Bandung

9. Pelita Jaya

10. Persikabo kab. Bogor

11. Persikab kab. Bandung

12. Bandung FC

13. Bogor Raya FC

14. PSGL Gayo Luwes

15. PSMS Medan

16. Persiba Bantul

17. PSIM Yogyakarta

18. PSS Sleman

19. Real Mataram

20. Persijap Jepara

21. PSIS Semarang

22. PSCS Cilacap

23. Persip Pekalongan

24. Persis Solo

25. Semarang United

26. Solo FC

27. Deltras Sidoarjo

28. Arema Malang

29. Persela Lamongan

30. Persik Kediri

31. PSBI Blitar

32. Madiun Putra FC

33. PSBK Blitar

34. Persema Malang

35. Persebaya 1927

36. Bali Devata

37. Barito Putra

38. Persiba Balikpapan

39. Mitra Kukar

40. Persisam Putra Samarinda

41. Persemalra Langgur

42. Perseman Manokwari

43. Persipura Jayapura

44. Persidafon Dafonsoro

45. Persiwa Wamena

46. Cenderawasih Papua

47. Bontang FC

48. Tangerang Wolves

49. Persiraja Banda Aceh

50. PSAP Sigli

51. Aceh United

52. Pro Titan FC

53. Bintang Medan

54. Medan Chief

55. Semen Padang

56. PSPS Pekanbaru

57. Persiku Kudus

58. Gresik United

59. Persipro Probolinggo

60. Persepam Pamekasan

61. Persewangi Banyuwangi

62. Persid Jember

63. Persebaya Surabaya

64. Persibo Bojonegoro

65. KSB Sumbawa Barat

66. Persepar Palangkaraya

67. PSBS Biak

68. PSM Makassar

69. Minangkabau FC

70. Persikota Tangerang



source:goal.com

0 komentar:

Posting Komentar

 

Sorry

MAINTENANCE

under