Tuesday, October 26, 2010

Fatahillah Kuasai etape 3


Pebalap dari Pengprov ISSI Yogyakarta, Fatahilah Abdullah merebut juara etape III Speedy Tour d’Indonesia 2010 dari Cirebon menuju Pekalongan dengan catatan waktu 03.07.23 detik, pada Selasa...


Dengan menjadi yang tercepat di etape III maka pembalap dari Pengrov ISSI Yogyakarta ini telah membukukan dua kemenangan. Sebelumnya dietape II, M. Taufik menjadi yang tercepat. "Saya sangat bersyukur dengan kemenangan ini. Memenangi etape ini cukup berat diraih jika tidak mendapatkan bantuan dari Projo Waseso (Kutai Kartanegara Team)," kata mantan pembalap Sulawesi Selatan ini kepada ANtara, usai perlombaan.

Menurut dia, jika tidak mendapatkan bantuan dari pembalap KKT itu, kemungkinan besar juara akan lepas dari pembalap Indonesia. Karena ada pembalap Malaysia dan Filipina yang berada diposisi depan.

Untuk itu, kata dia, kerja sama tim untuk meraih hasil yang terbaik harus dilakukan. Jika tidak, peluang untuk menjadi yang terbaik lebih berat karena tidak mendapatkan dukungan terutama rekan satu tim. "Meski perlombaan sempat tertunda, itu tidak menjadi masalah bagi kami. Kami akan tetap maksimal untuk etape-etape selanjutnya," katanya menambahkan.

Setelah Fatahilah posisi dua tercepat yang menyentuh garis finis adalah Projo Waseso dari KKT dengan catatan waktu 03.07.23 dan posisi tiga direbut oleh Rachamadani dari BTK dengan catatan waktu yang sama.

Menanggapi kemenangan yang diraih oleh anak asuhnya manajer tim Pengprov ISSI Yogyakarta, M. Basri mengaku puas karena etape ketiga merupakan target untuk dimenangkan oleh pembalapnya. "Ini sudah sesuai dengan rencana. Seluruh pembalap telah maksimal dalam mengupayakan kemenangan ini. Kami berharap di etape-etape berikutnya bisa lebih maksimal," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, untuk menghadapi etape IV dari Pekalongan menuju Semarang berjarak 101 km, pihaknya tetap akan mengandalkan pembalap yang mempunyai spesialisasi sprint seperti Fatahilah Abdulah dan Nugroho Krisnanto.

Etape IV dari Pekalongan menuju Semarang itu banyak terdapat jalur datar dengan demikian bisa dipastikan persaingan menjadi yang tercepat kembali ketat.

No comments:

Post a Comment