LARANGAN PENGGUNAAN RADIO KOMUNUKASI - STAGE 10 DAN 13 TOUR DE FRANCE 2009

Protes terus terjadi menjelang stage 10 Tour de France 2009, dimana distage 10 dan 13 panitia Tour de France melarang penggunaan Radio Komunikasi antar pembalap dan manajer team.

Diawal Tour de France 2009, rumor dan protes ini terjadi, karena belum ada kejelasan dari panitia TDF dan UCI mengenai putusan pelarangan penggunaan radio komunikasi.

Hingga berita ini diturunkan total 15 team dari 20 team yang berlaga di Tour de France 2009 secara tegas menolak peraturan ini. Team-team yang berada di puncak klasemen TDF 2009 juga tidak menyetujui peraturan ini.

Diawal tour de france 2009, Manajer Saxo Bank Bjarne Riis mengatakan menolak secara tegas aturan baru tersebut. Bjarne beranggapan aturan tersebut membahayakan pembalap. “Sponsor telah mengeluarkan dana besar agar kami bisa menjuarai Tour ini, misal jika 10km menjelang finish salah satu pembalap kami mengalami kecelakaan dan membutuhkan penggantian sepeda, sedangkan kami tidak tahu di kilometer berapa pembalap kami tersebut crash, apa yang akan terjadi pada pembalap kami tersebut”.

Jens Voigt salah satu pembalap senior yang berlaga di TDF 2009 dari team Saxo Bank juga mengatakan hal serupa “2 hari kami dilarang menggunakan Radio, 2 hari selanjutnya kami dilarang menggunakan Helm selanjutnya kami dilarang menggunakan rem”. Dari dua pendapat diatas jelas terlihat adanya protes keras terhadap uji coba pelarangan ini.

Lance Amstrong juga berpedapat serupa pada wawancara hari minggu menjelang stage 9, dia mengatakan “bahwa balap sepeda terus berkembang, tekhnologi yang di gunakan juga terus berkembang, jika kita dipaksa untuk kembali melihat panitia lomba harus mengejar peloton dan mengatakan situasi balap itu adalah hal yang konyol”

Johan Bruyneel, manajer Astana mengatakan bahwa aturan tersebut tidak adil dan tidak dapat diterima. Terusnya berkembang protes baik dari Team dan pembalap belum membuat panitia berubah pikiran.

Pembalap dan Team tidak mau dijadikan ajang uji coba eksperimen panitia TDF 2009 saat Tour sedang berlangsung, panitia yang masih bersikeras ingin mengembalikan originalitas
Berita yang dirilis oleh panitia TDF 2009 pada hari sabtu mengatakan bahwa race stage 10 sesuai dengan keputusan oleh Komite Eksekutif dari International Cycling Union (UCI) race start dari Limoges menuju Issoudun pada 14 Juli akan dilaksanakan tanpa menggunakan radio komunikasi.

Sungguh hal yang menarik untuk terus di ikuti, karena seolah panitia tuli terhadap petisi yang dibuat para pembalap dan Team. Bagaimanakah kelajutan protes ini, ikuti terus perkembangan menjelang stage 10. Panitia masih ingin ngotot mengembalikan originalitas Tour de France dengan melakukan eksperimen ini ataukah melunak mengikuti protes peserta Tour de France 2009.

sumber :http://zonasepeda.com/road-bike/larangan-penggunaan-radio-komunukasi-stage-10-dan-13-tour-de-france-2009.html/">zona sepeda

2 komentar:

  1. Kalo engga boleh bawa radio, bawa tivi boleh engga ya?

    BalasHapus
  2. yaaah...

    radio disni maksudnya alat komunikasi semacam HT gitu, sebenarnya alat ini sangat penting bagi pembalap, selain sebagai alat komunikasi sterategi antar pembalap maupun dengan manager, radio berfugsi sebagai alat inormasi kebutuhan pembalap semacam suplai makanan, posisi pembalap dan sebagainya..

    mungkin panitia melarang penggunaan radio, karena takut para pembalap ngga balapan tapi malah asyik dengerin lagu atau siaran radio, jadi nggenjotnya sesuai irama lagu, kalo lagu rock cepet, lo lagu dangdut, pembalapnya pada berhenti, terus asyik joget sendiri deh..
    hahahaha

    BalasHapus

 

Sorry

MAINTENANCE

under